Sorotan:
- Harga emas Antam turun Rp30.000 menjadi Rp2.703.000 per gram per Kamis 18 Juni 2026
- Harga buyback ikut merosot Rp39.000 ke level Rp2.475.000 per gram
- Pemicu: sinyal hawkish Federal Reserve soal kemungkinan kenaikan suku bunga
Jakarta — Harga emas batangan Antam produksi PT Aneka Tambang Tbk pada Kamis, 18 Juni 2026, tercatat turun Rp30.000 per gram menjadi Rp2.703.000, dari posisi sebelumnya Rp2.733.000 per gram, berdasarkan data resmi laman logammulia.com pukul 09.04 WIB. Penurunan juga terjadi pada harga buyback yang merosot Rp39.000 ke Rp2.475.000 per gram.
🔖 Simpan artikel ini untuk perkembangan terbaru harga emas Antam.
Mengapa Emas Antam Tiba-Tiba Turun Hari Ini?

Penurunan hari ini bukan terjadi tanpa alasan. Di pasar global, harga emas internasional bertahan di bawah level USD 4.300 per ons pada Kamis pagi setelah anjlok hampir 2% di sesi sebelumnya, berdasarkan data Trading Economics (18 Juni 2026).
Pemicunya adalah pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh pada Rabu waktu AS. Warsh menegaskan bahwa inflasi Amerika Serikat masih bertahan di atas target 2% bank sentral selama beberapa tahun dan mengulangi komitmen untuk memulihkan stabilitas harga. Setengah dari anggota FOMC mengindikasikan kemungkinan kenaikan suku bunga masih terbuka tahun ini, sesuai ekspektasi bahwa inflasi inti akan lebih tinggi dari perkiraan akibat dampak ketegangan di Timur Tengah.
Saat suku bunga naik atau sinyal kenaikannya menguat, emas sebagai aset non-yielding (tidak menghasilkan bunga) menjadi kurang menarik dibanding obligasi atau deposito. Imbal hasil Treasury AS jangka pendek pun melonjak, meningkatkan opportunity cost memegang emas dalam bentuk fisik.
Selain faktor suku bunga, meredanya tensi geopolitik turut menekan harga. AS dan Iran dikabarkan tengah dalam proses penandatanganan perjanjian damai sementara, yang mengurangi permintaan emas sebagai aset safe haven. Ketika risiko perang mereda, investor cenderung kembali ke aset yang lebih berisiko namun menawarkan imbal hasil lebih tinggi.
Di sisi lain, perkembangan hukum dalam negeri turut mewarnai sentimen pasar domestik. Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap tata kelola lembaga negara — termasuk kasus suap di lingkungan Bea Cukai yang melibatkan dugaan aliran dana miliaran rupiah — kepercayaan investor terhadap aset aman seperti emas sempat tertopang, namun tekanan global lebih dominan hari ini.
Daftar Harga Emas Antam Semua Ukuran — 18 Juni 2026

Berikut harga resmi emas batangan Antam berdasarkan data logammulia.com, Kamis 18 Juni 2026 pukul 09.04 WIB:
| Ukuran (gram) | Harga Jual (Rp) |
|---|---|
| 0,5 gram | 1.401.500 |
| 1 gram | 2.703.000 |
| 2 gram | 5.352.000 |
| 3 gram | 7.994.000 |
| 5 gram | 13.290.000 |
| 10 gram | 26.525.000 |
| 25 gram | 66.075.000 |
| 50 gram | 131.900.000 |
| 100 gram | 263.600.000 |
| 250 gram | 658.250.000 |
| 500 gram | 1.315.500.000 |
| 1.000 gram (1 kg) | 2.630.000.000 |
Harga buyback: Rp2.475.000 per gram (turun Rp39.000 dari hari sebelumnya)
Catatan: Harga di atas berlaku di Kantor Pelayanan Antam Pulo Gadung, Jakarta Timur. Gerai di kota lain mungkin berbeda.
Aturan Pajak Pembelian dan Penjualan Emas Antam

Setiap transaksi emas batangan Antam dikenakan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017:
| Jenis Transaksi | Pemegang NPWP | Non-NPWP |
|---|---|---|
| Pembelian emas | PPh 22: 0,45% | PPh 22: 0,9% |
| Penjualan kembali (buyback) > Rp10 juta | PPh 22: 1,5% | PPh 22: 3% |
Artinya, jika Anda membeli 1 gram emas hari ini seharga Rp2.703.000 dengan NPWP, pajak yang dikenakan adalah sekitar Rp12.163. Tanpa NPWP, pajak menjadi sekitar Rp24.327.
Beli atau Jual? Ini Pertimbangannya Berdasarkan Data

Ini pertanyaan yang paling banyak dicari hari ini. Tidak ada jawaban tunggal — keputusan tergantung tujuan dan profil risiko Anda.
Jika Anda ingin MEMBELI:
Penurunan Rp30.000 hari ini membuka celah harga yang lebih rendah dibanding kemarin. Namun perlu diingat: sehari sebelumnya, pada Rabu 17 Juni 2026, harga emas sempat naik Rp40.000 per gram. Ini menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi dalam dua hari terakhir.
Bagi investor jangka panjang, koreksi seperti ini sering dipandang sebagai peluang akumulasi. Strategi dollar cost averaging (DCA) — membeli secara bertahap dalam jumlah tetap — dinilai lebih aman daripada membeli sekaligus saat harga fluktuatif, mengutip panduan investasi dari Bisnis.com (Mei 2026).
Jika Anda ingin MENJUAL:
Harga buyback hari ini adalah Rp2.475.000 per gram. Selisih antara harga jual (Rp2.703.000) dan harga buyback (Rp2.475.000) mencapai Rp228.000 per gram — selisih ini adalah spread yang harus Anda tanggung saat menjual.
Jika Anda membeli di harga lebih tinggi dari Rp2.703.000, menjual hari ini berpotensi merugi. Sebaliknya, jika harga beli Anda jauh di bawah Rp2.475.000, menjual sekarang masih menguntungkan secara absolut meskipun harga buyback turun.
Yang perlu diperhatikan ke depan:
Sinyal dari The Fed soal kemungkinan kenaikan suku bunga masih membayangi harga emas global. Selama inflasi AS belum mereda dan dolar AS menguat, tekanan pada harga emas kemungkinan belum berakhir dalam jangka pendek. Di sisi lain, eskalasi ulang ketegangan geopolitik bisa segera mendorong harga kembali naik.
Situasi ini tidak jauh berbeda dengan dinamika yang terjadi di berbagai lini ekonomi dan kebijakan dalam negeri. Sama seperti keputusan investasi yang membutuhkan analisis menyeluruh, langkah hukum yang diambil pejabat publik pun memerlukan pertimbangan matang — seperti yang terlihat dari keputusan Wamen Imipas Silmy Karim yang memilih menyerahkan diri ke KPK untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus yang sedang berjalan.
Perbandingan Harga Emas Antam Sepekan Terakhir
| Tanggal | Harga per Gram (Rp) | Perubahan |
|---|---|---|
| Senin, 15 Juni 2026 | 2.729.000 | +naik |
| Selasa, 16 Juni 2026 | 2.729.000 | stagnan |
| Rabu, 17 Juni 2026 | 2.733.000 | +Rp4.000 |
| Kamis, 18 Juni 2026 | 2.703.000 | −Rp30.000 |
Tren sepekan terakhir menunjukkan emas sempat menguat tipis di awal pekan sebelum kemudian terkoreksi cukup dalam hari ini.
Apa yang Bisa Terjadi Selanjutnya?
Pasar emas global sangat sensitif terhadap dua hal dalam waktu dekat: data inflasi AS berikutnya dan arah kebijakan The Fed. Jika data menunjukkan inflasi mereda, ekspektasi kenaikan suku bunga akan melemah dan emas berpotensi kembali menguat.
Sebaliknya, jika inflasi AS tetap tinggi dan The Fed benar-benar menaikkan suku bunga, harga emas bisa tertekan lebih lanjut dalam jangka menengah. Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS juga akan menentukan seberapa dalam atau dangkal dampaknya di pasar lokal Indonesia.
Bagi masyarakat yang mengikuti perkembangan berbagai isu di tanah air — dari harga emas hingga dinamika hukum di lembaga negara seperti yang disorot dalam momen sidang Nadiem Makarim yang menghadirkan guru honorer sebagai saksi atas kebijakan pendidikan — satu hal yang tetap berlaku: keputusan terbaik selalu diambil dengan informasi yang lengkap dan pikiran yang jernih.
FAQ: Emas Antam Hari Ini
Berapa harga emas Antam hari ini, 18 Juni 2026?
Harga emas Antam pada 18 Juni 2026 adalah Rp2.703.000 per gram, turun Rp30.000 dari posisi kemarin di Rp2.733.000 per gram, berdasarkan data resmi logammulia.com pukul 09.04 WIB.
Berapa harga buyback emas Antam hari ini?
Harga buyback emas Antam pada 18 Juni 2026 adalah Rp2.475.000 per gram, turun Rp39.000 dari hari sebelumnya.
Mengapa harga emas Antam turun hari ini?
Penurunan dipicu oleh sinyal hawkish dari The Fed (bank sentral AS) terkait kemungkinan kenaikan suku bunga dan meredanya ketegangan geopolitik AS-Iran. Kedua faktor ini menekan harga emas di pasar global, yang kemudian memengaruhi harga emas Antam di Indonesia.
Apakah sekarang waktu yang tepat untuk beli emas?
Tidak ada jawaban tunggal. Bagi investor jangka panjang, koreksi harga sering menjadi peluang akumulasi. Namun pertimbangkan tujuan investasi, profil risiko, dan pergerakan harga lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
Di mana saya bisa memantau harga emas Antam terkini?
Harga resmi diperbarui setiap hari kerja pukul 08.30 WIB di laman logammulia.com. Harga berlaku secara resmi di kantor Antam Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.
